De Javu
Pernahkah anda mengalami hal Dejavu...yah mungkin anda pernah mengalami hal ini...bagaimana dengan pekerjaan atau kejadian yang pernah anda alami pasti anda pernah mengalaminya...nah ini juga bisa terjadi juga dengan sesuatu pengalaman hidup yang berulang dengan waktu tempat dan orang-orang yang berbeda...tapi apakah pada saat kejadian yang berulang itu anda berhasil melewatinya...atau pada masa lalu anda pernah gagal dalam menghadapinya...tentu jika anda mengalami hal yang serupa tidak ingin gagal lagi...itu sebenarnya muncul dari keinginan yang harus diwujudkan...bukan perkara mampu atau tidak mampunya...tapi karena perjuangan untuk berhasil...kehidupan tidak ada yang istimewa...semua adalah berawal dari lahir, hidup dan mati. lalu apa istimewanya hidup...istimewanya hidup adalah dapat memperbaiki kehidupan sebelumnya...nggak usah terbayang reinkarnasi...kehidupan kita saja sekarang adalah proyeksi dari masa lalu...ambillah dari masa kecil...dan seterusnya hingga saat ini anda punya kegagalan yang berulang...itu pasti tapi apakah anda mengulangi kesalahan lagi...uh...ini yang tidak ingin terjadi...padahal bila kita tahu tentang sistematika pembahasan tentang suatu masalah...selalu diambil dari kejadian masa lalu sebagai antisipasi hal-hal yang tidak di inginkan baik secara teori maupun perhitungan matematis...jadi sebenarnya masalah masa depan adalah cerminan masa lalu...jadi nggak usah takut akan masa depan...karena masa depan adalah hal-hal masa lalu yang belum berhasil diselesaikan...dalam hal apapun didunia ini sekarang sebenarnya telah tercipta dari masa lalu...hanya saja mampunkah kita meminimalkan resiko...bukan sebuah kejutan jika kita berhasil sekarang...karena sebenarnya kita pernah melakukannya...dan dari sinilah kita mengatakan bahwa...kita jangan takabur sombong...karena kemampuan kita ini hanya diulang, sampai dimanakah kita bisa berhasil dalam mengerjakan kegiatan kita ini sekarang...hanya usaha dan do'a dan tentunya restu Allah SWT kita selalu berlindung dalam menghadapinya
Subscribe to:
Post Comments (Atom)

0 komentar:
Post a Comment